MEMPERTAHANKAN INDONESIA DENGAN TIGA CARA

Anti Komunis

Meskipun di Indonesia sudah tidak ada Partai Komunis tapi ideologi Komunis masih diangghap berbahaya dan harus dilarang termasuk ajaran-ajarannya maupun yang hanya dirasakan berbau Komunisme. Kebencian akan Komunisme menyulut Penguasa untuk menanamkan ketakutan dan kewaspadaan yang berlebih lebihan terhadap Komunisme pada seluruh bangsa dan itu dilakukan dengan berbagai cara seperti  menyulap bukti-bukti kekejaman Komunis terhadap kemanusiaan, rekayasa yang tidak lagi memperhatikan etika dan bahkan logika bahwa orang-orang Komunis itu lebih kejam dari hewan, sadistis dan barbaris yang digambarkan lebih mengerikan daripada yang bisa dilihat dalam film-film horror.

Hyperbolisme dan super fantasi dalam mem-barbarkan Komunisme dan orang-orang Komunis perlahan-lahan telah kehilangan keampuhannya, menjadi banal yang bahkan tidak lagi mermbikin tercengang orang-orang yang paling naif sekalipun sebagai akibat terlalu banyak garam yang membikin hidangan masyarakat politik menjadi tak bisa lagi dimakan dengan cita rasa yang normal. Orang-orang semakin haus akan kebenaran, mencari kebenaran dan bosan akan manipulasi yang setiap hari dihidangkan para penguasa dan para pendukungnya sebagai santapan politik bagi rakyatnya. Terutama orang-orang muda ingin menguak makna sesungguhnya dari peristiwa politik dramatis dan tragedis di waktu lalu dan tidak sekedar hanya dicekoki propaganda anti anti Komunis yang ingin dilanggengkan sepanjang masa yang akibatnya cuma membuat orang menjadi semakin bodoh, tidak kritis dan ahirnya kembali buta politk dan politik cuma berarti tunggal: anti Komunis!

Budaya Korupsi

Korupsi adalah penyakit masysarakat, penyakit sistim atau rezim yang bisa terdapat dalam bangsa dan negera manapun. Sebagai penyakit atau gejala penyakit, ia bisa diobati, bisa dikurangi asalkan ada kesedaran bahwa penyakit demikian bila dibiarkan terus  berkembang akan membuat si sakit, atau bangsa atau negara tertentu akan bangkrut total dan bahkan hingga rubuh tak tertolong yang akan menghilangkan sebuah identitas sebuah bangsa atau negara. Korupsi adalah kekayaan kolektif atau negara atau bangsa yang digerogoti secara perlahan lahan oleh para koruptor dari yang kecil hingga yang paling besar demi kepentingan diri sendiri atau golongan atau Partai atau suatu rezim tertentu. Penggerogotan atau perampokan yang terlindung oleh sistim birokrasi atau administrasi yang tidak baik atau tidak akurat, membuat tindakan atau perbuatan korupsi tidak tersentuh atau sukar disentuh oleh hukum karena komplotan atau para penguasa otoriter yang membuat dirinya kebal hukum dengan berbagai cara yang biasanya tidak sulit dalam suatu negara  yang tidak demokratis atau diktator. Budaya korupsi berarti korupsi sudah bukan satu gejala atau penyakit biasa tapi sudah menjadi kebiasaan yang telah dianggap normal oleh para koruptor maupun oleh masayarakat yang juga melakukan korupsi  dalam cara hidupnya sehari hari. Untuk sebagian kaum penguasa negara, korupsi bahkan dilindungi oleh hukum atau aparat hukum. Budaya korupsi adalah korupsi besar-besaran dalam skala nasional yang dilakukan mulai dari sebagian besar kaum penguasa hingga ke seluruh rakyat dengan segala cara yang mungkin dilakukan dan dengan setiap kesempatan  yang tak pernah dibiarkan lalu begitu saja. Budaya korupsi dalam skala nasional ini bisa juga disebut sebagai cara bunuH diri kolektif dengan cara meminum racun  yang terasa lezat untuk mati perlahan lahan dan tak terselamatkan.

Sejarah dan pemalsuan sejarah

Setiap bangsa yang lahir tentu mempunyai sejarah kelahiran bangsanya masiung-masing. Sejarah adalah buku petunjuk untuk membangun hari depan suatu bangsa. Meskipun sejarah adalah kejadian masa lalu tapi dia tidak bisa dihapus begitu saja bila ingin meneruskan kelangsungan hidup suatu bangsa karena dalam sejarah tercatat pengalaman besar, peringatan besar dan juga petunjuk besar agar suatu bangsa punya pedoman  atau kompas  yang tepat untuk bisa berjalan maju kedepan dan tidak mundur ke belakang. Tapi sejarah bisa dimanipulasi atau dihapus kebenaran peristiwa yang telah pernah terjadi, menjadi sesuatu yang lain demi kepentingan tertentu oleh suatu rezim penguasa negara tertentu. Umpamanya yang menjadi pahlawan bangsa yang sesungguhnya si A, sekarang adalah si B yang sedang berkuasa. Pendiri bangsa yang sesungguhnya adalah terdiri dari ABCD, sekarang adalah cuma si E dan segala macam kebenaran sejarah lainnya yang dirubah, direvisi besar-besaran dan mendasar dengan cara pemutarbalikan, fantasi dan penipuan-penipuna yang sama serkali menyimpang dari catatan sejarah yang asli dan sesungguhnya. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan, membangun suatu bangsa pertama-tama, membuka halaman awal dari catatan sejarah bangsa itu. Karenanya pemalsuan atau manipulasi sejarah  yang bertujuan cuma menegakkan kekuasan atau hanya ingin menopang kekuasaan yang sedang berjalan dengan meremehkan sejarah sesungguhnya yang harus dijadikan pedoman, akan menuju banyak kesalahan, kegagalan dan bahkan kehancuran.

Tapi semakin jelas terlihat dan terasakan tiga komponen: anti Komunis, budaya korupsi dan pemalsuan sejarah, sebagai cara untuk menyelamat Indonesia dari kehancuran atau penyakit tak tersembuhkan dewasa ini.  Ketiga komponen ini merupakan wakil-wakil besar dari sifat anti demokrasi, kehancuran moral politik dan ideologi serta degradasi kebudayaan yang menjurus ke titik nol. Tanggung jawab berbangsa dan bernegara tak pernah begitu rendahnya seperti sekarang ini. Semua penyakit fatal ini hanya diatasi dengan demagogi dan munafik, main kuasa, main gertak, arrogant tapi juga rendah diri terhadap dunia luar yang lebih beradab. Masih adakah satu mahluk dari bangsa ini yang masih takut akan kehancuran dan kepunahan? Bila sudah tidak ada, maka relakan 17 Agustus 1945 cuma sebuah kenang-kenangan dan tak usah diperingati lagi.

Bisai (Asahan Aidit)

Fri Aug 17, 2007 12:06 pm
http://groups.yahoo.com/group/sastra-pembebasan/message/52829

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.